Jumat, 13 Desember 2013

Sahabat mandiri,

Memulai Usaha Tanpa Modal (bagian 2)

Pasti sudah nggak sabar menunggu ulasan lanjutan tentang topik minggu lalu ya. Bagi Sahabat yang sudah mengikuti kelas Dasar, pasti masih ingat dengan bisnis perumahan yang dirintis oleh Mas Suswanto yang saat ini omsetnya sudah mencapai milyaran rupiah. Semoga Mas Suswanto bisa berbagi ilmu memulai usaha tanpa modal di kelas Mandiri Sahabatku minggu ini sehingga Sahabat juga bisa bertanya langsung ke Mas Anto mengenai kiat ini. Jadi, jangan sampai ketinggalan ya...

Nah...berikut ini adalah beberapa kiat memulai bisnis tanpa modal atau dengan pengencangan ikat pinggang alias boostrapping yang juga diajarkan dalam kelas Mandiri Sahabatku.

Pinjam uang kepada Sahabat Anda
Pernahkah dengar kalimat seperti ini? Teman setia adalah teman yang ada ketika kita sedang butuhkan, inilah teman sejati. Nah, bisnis bisa diawali dengan uang yang dipinjam dari teman. . Tentu Anda harus bisa meyakinkan teman Anda seberapa besar keuntungan yang bisa didapatkan dari usaha ini. Jelaskan padanya mengenai prospek usaha Anda dan jelaskan dengan perhitungan yang masuk akal. Jangan terlalu membual atau membohongi. Ingat pegang kepercayaan yang sudah diberikannya. Selain Sahabat, Anda juga bisa meminjam uang dari kerabat keluarga.

Gunakan Tempat yang sudah tersedia
Kalau memang lokasi rumah Anda sangat strategis kenapa harus sewa tempat usaha. Pernah dengar dengan istilah RUKO kan? Saya yakin Sahabat tahu istilah itu, RUMAH TOKO ini. Jadi Anda tidak perlu pusing sewa tempat lagi untuk ruangan usaha. Kalau Anda punya sisa ruang di rumah, ubahlah jadi ruang usaha.

Cari rekanan kerja
Anda juga bisa mencari rekan kerja dari lingkaran teman atau saudara Anda yang mau berinvestasi ke dalam usaha Anda. Mungkin ini bisa meringankan beban sekaligus menolong Anda mendapatkan ide-ide baru. Mungkin juga, Anda dan rekan kerja bisa menciptakan ide-ide bisnis baru yang kreatif dan inovatif.

Ikuti terus dan simak ulasan berikutnya ya (bersambung…).
 — bersamaFitri WA dan Wasis Winardi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar