Tanggal 25 setiap Desember menjadi hari perayaan Natal bagi umat nasrani. Tanggal 31 Desember menjadi malam pergantian tahun yang dirayakan oleh umat di seluruh belahan dunia. Bagi yang mempunyai jiwa pebisnis, 2 momen tersebut tidak akan dibiarkan berlalu begitu saja tanpa menghasilkan profit.
Keuntungan yan besar namun jangka waktu yang singkat, disitulah tantangan yang harus ditaklukkan. Permintaan pasar yang meningkat menjadi magnet besar untuk siap mengambil resiko. Apa saja jenis peluang usaha yang sangat prospek untuk di jadikan bisnis menyambut hari Raya Natal dan Tahun Baru? Berdasarkan beberapa karakter masyarakat Indonesia, maka peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan adalah:
1. Bisnis kartu ucapan Walau teknologi sudah maju dan internet berkembang pesat, kartu ucapan selalu punya tempat sendiri di hati penggemarnya. Kartu ucapan yang manis, unik, kreatif, dan handmade biasanya menjadi pilihan konsumen.
2. Bisnis Pakaian Baik jadi maupun jasa menjahit pakaian marak ramai dalam menghadapi even acara perayaan hari besar Natal dan Tahun baru. Ingin tampil fashionable dan rapi memang menjadi pilihan masyarakat Indonesia pada umumnya.
3. Bisnis aksesories Natal dan Tahun baru Pada umumnya umat Nasrani akan menghias rumah dan ruangan dengan berbagai pernah pernik menyambut hari Natal dan Tahun baru. Ritual yang ditunggu oleh setiap umat nasrani adalah saat menghias pohon natal. Setiap orang ingin mempunyai pohon natal yang tercantik dan rela merogoh kocek agak dalam untuk mendapatkan hiasan pohon natal sesuai yang mereka inginkan.
4. Bisnis pembuatan kue dan kue kering Perayaan hari Natal layaknya di isi oleh umat kristiani dengan saling berkunjung ke rumah keluarga, teman, sahabat, dan kerabat. Kebiasaan menjamu tamu dengan baik sering kali umumnya melibatkan santapan aneka kue termasuk kue kering.
5. Bisnis pembuatan parsel natal dan tahun baru Masyarakat indonesia cukup dikenal dengan kebiasaan yang saling berbagi dengan sesamanya, kegembiraan Natal dan Tahun baru juga di isi dengan berbagi yang sering kali melibatkan parsel dalam penyampaiannya.
6. Bisnis aksesoris tahun baru Kebiasaan merayakan tahun baru dengan tampil unik bagi sebagian masyarakat adalah wajib. Berbagai aksesories seperti topi, syal, dan lainnya laris manis dikenakan di tahun baru.
7. Bisnis Terompet Banyak terompet yang dijual menjelang tahun baru. Dari mulai yang murah hingga yang mahal. Bentuklah terompet dengan kreatif sehingga terompet Anda menjadi yang paling unggul di antara yang lain.
Untuk menekan resiko, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, yaitu:
1. Stok barang Prediksi yang akurat dibutuhkan disini. Stok yang berlebihan mungkin bisa disimpan untuk tahun berikutnya, tetapi lebih baik jika mempunyai perhitungan yang tepat sehingga dapat meminimalisir kelebihan stok produk.
2. Lokasi Pentingnya memilih lokasi berdagang yang ramai dan strategis, yakni lokasi dimana masyarakat berbelanja kebutuhan menyambut natal dan tahun barunya menjadi lokasi yang paling berprospek.
3. Trend fashion Bagi usahawan yang menjual pakaian dan aksesories, pastikan mengikuti perkembangan mode yang sedang tren.
4. Kue tradisi Jika Anda memilih peluang memproduksi kue kering, pastikan kenali kue yang umumnya sering menjadi sajian di hari natal dan tahun baru bagi masyarakat di daerah Anda.
5. Pengeloaan dan penyimpanan barang yang tersisa atau belum laku secara baik dan benar.
Kira-kira itulah peluang untuk acara natal dan tahun baru, punya ide lain?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar